aku benar-benar tidak mengerti apa itu cinta.. sesudah menyadari apa itu cinta, aku membenci diriku sendiri yang telah jatuh cinta hanya dalam waktu 2-3 minggu.. betapa murahannya aku..
aku sempat berpikir, apakah cinta memang dapat secepat itu..? jawabannya ya. aku sadar, aku sudah jatuh hati padanya sejak pertama kali bertemu dengannya aku merasa sesuatu yang berbeda. aura yang berbeda. hatiku tidak terasa berdebar seperti anak kecil, tapi aku malu.. aku menginginkan pemandangan yang lebih..
tapi hari demi hari, ketika dia seakan menegaskan "aku sayang padamu, sebagai sahabat.." aku berharap dan berandai-andai bagaimana jika kata-kata "sebagai sahabat" tidak pernah ada dan tidak pernah keluar dari bibirnya.. apakah itu akan menjadi akhir dari perjalanan cintaku? sungguh aku tidak tahu.. tapi sedikitnya aku berharap.
hari ini aku bermain ke kost nya. setelah menjalani psikotes pada perusahaan dimana kami dipanggil bersama. betapa gembiranya aku, sehingga tidak bisa tidur pada malam sebelumnya. hatiku berdebar-debar. prusahaan apakah yang akan membawa perasaanku ini? setelah menjalani tes itu, ternyata kami tidak diterima secara bersamaan. sesungguhnya, aku jahat. seharusnya aku sedih.. tapi aku senang, karena dia juga tidak mendapatkan kesempatan itu yang artinya, aku tidak akan terpisah untuk sementara.
saat pulang ke kost nya, dia harus mengambil simnya di simatupang dan mengambilnya butuh waktu 2 jam untuk bolak balik. saat kembali, ia terlihat sangat lelah, sehingga aku memijatnya dengan pelan saat ia sedang berbaring tengkurap. aku tidak merasa lelah, aku malah merasa sangat bahagia. apakah itu aneh? aku senang dan bahagia walau hanya berada disampingnya tanpa melakukan apapun. aneh memang.. mungkin orang lain yang melihat akan mengatakan kami sebagai orang gila. tapi aku tidak perduli.
biasanya aku akan peduli dengan tanggapan orang, tapi saat bersamanya aku tidak memerdulikan hal yang lain selain menghabiskan waktu dengannya..
hari ini, dia memelukku dan sedikit menyentuh dadaku.. tapi aku sama sekali tidak keberatan dengan sikapnya, aku merasa seakan-akan dia adalah kekasihku. tapi pada nyatanya, itu semua hanya imajinasiku saja.. aku mengelus-elus kepalanya dengan lembut, cara yang sangat disukainya. menunggunya sampai dia tidur, apa salah jika aku menginginkannya lebih? aku hanya gadis yang sedang jatuh cinta dan memiliki keegoisan lebih
aku mengira hubungan kami akan lebih.. tapi trnyata dia mengatakan hal yang membuatku sesak hingga lupa cara bernafas, dan anehnya aku masih bisa tertawa. ia mengatakan dengan jelas bahwa ia ingin mengenalkanku dengan pria lain yang tidak lain adalah saudara jauhnya. aku kaget. shok dan sedih.. dan kata-kata terakhir yang ia ucapkan yang mengambil semua pikiranku adalah, bahwa ia tidak mau menjalin hubungan dengan orang yang seumuran dengannya. hatiku sedetik itu juga pergi entah kemana.. aku tidak bisa menangis tapi juga tidak bisa mengeluh. ia bebas menyuarakan pemikirannya. aku tertawa dan membalas nya dengan ejekan yang biasa aku lontarkan, tapi setelah itu, aku menangis selama sisa perjalanan pulang, menahan perih didalam hati..
dan ternyata ia dengan cepat mengetahui bahwa aku merasa sesak, sedih dan terluka serta sedang menangis. aku tidak tahu darimana ia tahu, padahal aku tidak pernah mengatakan apapun. APAPUN. aku tidak akan pernah mengatakannya bahwa aku menangis karena DIRINYA. aku tidak akan pernah membiarkan diriku hancur lebih dari ini. aku tidak bisa.. jika aku hancur lebih dari ini, aku tahu dan aku yakin, aku tidak akan pernah maju dan bangkit seperti yang pernah kualami sebelumnya..
ada pepatah mengatakan, kita harus tahu kapan waktu yang tepat untuk maju dan mundur, dan aku tahu inilah waktuku untuk mundur,.. maka aku memutuskan untuk mundur dari perasaan ini dan beralih menjadi sahabatnya saja.. walaupun dalam hati ini terluka dengan cukup parah, aku harus tetap mengatakan pada diriku bahwa aku baik-baik saja. tidak ada luka yang tidak akan sembuh bukan? aku percaya.. akan lebih baik menjadi sahabat daripada kehilangan dirinya seutuhnya..
hari ini, aku memutuskan untuk menyerah dan moveon.. aku berharap besok hatiku akan lebih membaik daripada sekarang..
No comments:
Post a Comment