ini hari keempat...
segala sesuatu yang tidak amu aku keluarkan, akan aku ungkapkan disini.. diblog ku..
aku lelah dengan semuanya.. F bersikap dan semakin bersikap seakan tidak apa-apa. kemarin dia menghubungiku dan BBM dengan kata-kata mesum seperti biasa yang dia keluarkan untukku. awalnya aku tidak merasakan suatu risih atau apapun selama itu adalah dia.
tapi apa dia pernah menyadari bagaimana perasaanku yang kian hari semakin tidak dapat kumengerti?
apa pernah dia memikirkanku walaupun hanya sekali?
positifku dan aku ingin dia mengatakan "pernah dan selalu" . aku merindukannya lebih dari yang bisa aku katakan, bahkan kata-kata tidak dapat menggambarkan perasaanku sejauh ini..
apa sebenarnya yang aku tunggu? aku sendiripun tidak mengerti. aku tidak ingin menunggu apapun.. tapi bagaimanapun aku berpikir, perasaanku seakan mengambil alih. aku masih menunggunya. selalu dan selalu menunggunya.. aku tahu ini adalah bodoh. tapi jauh di dalam hatiku, aku selalu berdoa agar dia kembali kepadaku. dan entah mengapa entah karena ini efek dari setiap hari aku sembahyang atau bagaimana.. aku merasa dia akan kembali padaku cepat atau lambat. tapi beberapa pikiran negatifku mengatakan aku harus melupakannya karena dia telah memilih untuk bersama mantannya..
apakah sakit ini belum cukup sehingga aku memilih untuk menunggunya?seharusnya yang kulakukan adalah berpaling dan segera pergi.
tapi mengapa hatiku seakan masih menunggunya? tidakkah itu terlampaui bodoh? aku ingin bilang pada F tentang apa yang aku rasakan, dan aku mendengar lagu yang sesuai dengan perasaanku..
liriknya seperti ini:
"semakin kuingkari semakin kumengerti
hidup ini tak lengkap tanpamu
aku mengaku bisa, tapi hati tak bisa
sesungguhnya ku berpura-pura relakan kau pilih cinta yang kau mau
sesungguhnyaku tak pernah rela bukan aku yang bisa membuat hatimu utuh
sakit yang kurasa bukan karena dia, tapi karena kau pilih cinta yang salah
aku mengaku bisa, tapi hati tak bisa....."
"kuakui sesungguhnya aku berpura-pura relakan kau pilih cinta yang kau mau
dan ku tahu aku tak bisa..." tangga-utuh
F mengatakan seakan-akan ingin mengulangi cerita kisah kita kemarin minggu dimana dia menyentuhku dengan begitu intens. bagiku itu adalah pengalaman yang membahagiakan, kecuali bagian saat dia bilang belum bisa menerimaku dan masih ingin mengejar mantannya.
semua hal itu membahagiakan bagiku, dari melihatnya bermain komputer, mandi, duduk, makan dan tidur. semua itu terasa membahagiakan bagiku sampai aku mendengar tentang mantan yang selalu dipikirkannya.. dan aku sangat iri karena mantannya itu memiliki diri dan perasaan F sepenuhnya.. sedangkan aku?
tidak bisa memiliki 1% dari hatinya itu...
No comments:
Post a Comment