hari ini, "F" menyatakan dengan jelas bagaimana perasaannya padaku. "suka, sayang ada. tapi cuma sedikit. sedikit banget" hanya itu yang bisa kutangkap dari sebegitu banyak pembicaraan dengannya.
sakit? pastinya..
nyesek? itu apa lagi..
tapi aku menyadari bagaimana perasaannya padaku. aku hanya seperti ban serep dy. dan F hanya menganggapku seakan seperti pengganti mantannya yang masih dia sayangi hingga sekarang. it's fine..
setelah tahu, hatiku terasa lebih plong, aku tidak perlu lagi menduga-duga dan menebak-nebak setiap harinya. walaupun tentunya masih ada rasa sakit menyeluruh didalam hati ini. walaupun dia bilang "g masih anggp u sbg tm g kok" tapi ak yang tidak bisa. aku menyayanginya sebagai seorang laki-laki. bukan teman.. dan sekarang bagaimana caranya aku menganggap dia hanya sebagai teman? apa mungkin?
mungkin suatu saat nanti, aku pasti bisa melupakan perasaan ini. tapi sampai saat itu tiba, pastinya rasa sesak ini tidak akan mungkin hilang dengan mudah. moment yang tercipta selama 1 bulan ini, terasa hanya seperti mimpi saja. pelukannya yang erat, jilatannya, kecupannya, elusannya.. aku rasa aku harus bahagia dengan mimpi yang singkat itu. walaupun aku masih teramat menyayanginya. tapi ini sudah waktunya bagiku untuk bangun dan menghadapi dunia nyata.
ini bukan lagi mimpi. aku tidak boleh terlalu terlena dengan segala hal yang tidak ada, yang bahkan tidak ada kejelasan masa depannya. so, kenapa aku harus treus menerus menutup diriku?
perjalanan cintaku tidak hanya sampai disini bukan? pastinya aku bisa mendapatkan yang lebih bukan?
F bilang dengan terang-terangan kepadaku, "aku akan menjaga, melindunginya dan selalu ada saat dia membutuhkanku, karena dulu dia yang berlaku seperti itu sekarang sudah saatnya g yang berlaku seperti itu" itulah yang dikatakannya padaku mengenai mantannya. dan 1 kalimat lagi yang membuatku merasa terlalu sakit untuk diungkapkan adalah saat dia berkata "g bukannya suka lagi, tapi g bener-bener ngebutuhin dia banget"
suatu saat nanti, pasti ada seseorang yang akan mengatakan itu untukku bukan? yang menyayangi lebih dari yang bisa diberikan F ke mantannya bukan?
perjalanan cintaku dan ceritaku masih belum selesai hanya sampai di F saja..
No comments:
Post a Comment